Apa itu VTP ? || Dwiaji Blog
Apa itu VTP ? || Dwiaji Blog
A. PendahuluanSalam sejahtera bagi kita semua
Hallo Bro n' Sista, apa kabar kalian? Saya berharap kalian semua dalam keadaan baik-baik saja, dan kira Tuhan selalu menyertai kalian. Yah pada kali saya akan sedikit berbagi tentang "Apa itu VTP ?". Langsung saja kita ke pokok topik.. Cekidottt...
B. Latar Belakang
Ingin mengetahui tentang VTP dan konfigurasinya.
C. Tujuan
Supaya dapat memahami dan mengkonfigurasi VTP.
D. Alat dan Bahan
a. Laptop atau PC
b. Cisco Packet Tracer
E. Pembahasan
VTP (Virtual Trunking Protocol)
Trunk adalah
sebuah point-to-point link antara 1
atau lebih ehternet switch interfaces dengan device lainya. Ethernet trunk dapat membawa traffic data dari berbagai VLAN dalam
sebuah link. Sebuah VLAN trunk memungkinkan pertukaran data dalam seluruh
jaringan. Metode trunk ini menggunakan protokol IEEE 802.1Q untuk saling
berkomunikasi pada interface Fast Ethernet dan Gigabit Ethernet.
Perlu di ingat
bahwa trunk link merupakan
pernghubung antar VLAN diantara switch dan router. Switching table pada kedua
ujung trunk dapat digunakan untuk
membuat keputusan forwading
berdasarkan MAC address tujuan dari frame. Seiring bertambahnya jumlah VLAN
yang lewat trunk link, keputusan forwading
menjadi lebih lambat dan lebih sulit. Hal ini di karenakan switching table yang
lebih besar memerlukan waktu yang lebih lama untuk di proses. Trunking protocol
dikembangkan untuk mengatur perpindahan frame
dari VLAN yang berbeda pada sebuah link
fisik tunggal secara efektif. Dua tipe mekanisme trunking yaitu: frame filtering dan frame tagging.
Pada frame filtering, sebuah filtering table
dibangun untuk tiap switch, switch akan saling berbagi informasi address table.
Ketika switch menerima sebuah packet frame, maka switch akan membandingkan alamat frame yang diterima dengan alamat yang
ada di dalam filtering table, kemudian switch akan melakukan aksi yang sesuai. Frame tagging telah diadopsi sebagai
standar mekanisme trunking oleh IEEE.
Trunking protocol yang menggunakan frame tagging mempercepat pengiriman
frame dan mempermudah pengaturan. Link fisik
yang unik antara dua switch mampu membawa traffic untuk semua VLAN.
Untuk dapat melakukan hal ini , setiap frame
yang dikirim pada link diberi tag untuk mengidentifikasian frame tersebut
milik VLAN yang mana.
Frame tagging
pada VLAN secara khusus dikembangkan untuk komunikasi pada switched network. Frame
tagging menempatkan identifier yang unik pada header setiap frame. Identifier tersebut diperiksa oleh
setiap switch sebelum melakukan broadcast
atau transmisi kr switch lain, router atau end station. Ketika frame keluar
backbone, switch menghapus identifier pada frame tersebut sebelum dikirm ke
tujuan akhir. Frame tagging berfungsi
pada layer 2 dan tidak memerlukan banyak resource jaringan.
Vitual Trunking Protocol berfungsi untuk
mengpropagasikan konfigurasi VLAN yang ada ke seluruh switch dalam satu
jaringan yang memiliki VTP domain yang sama dan berjalan dalam trunk link. Hal
ini dapat mempermudah administrator, sehingga administrator tidak perlu
mengkonfigurasi VLAN secara manual ke
seluruh switch yang ada dalam jaringan. Pada posisi default VTP sudah aktif, namun VTP baru berfungsi ketika trunk link aktif.
1. Keuntungan VTP
-
Tidak mungkin ada kesalahan konfigurasi VLAN
-
Ketika ada perubahan VLAN, maka VLAN tersebut
akan di advertise ke switch lain
-
Konfigurasi VLAN yang lebih konsisten di semua
switch
-
Tracking dan monitoring VLAN dengan akurat
-
Pengiriman VLAN-advertisement terjadi hanya di
trunk-port - Menambah VLAN secara
plug-and-play
2. Komponen Penting Dalam Penggunaan VTP
a. VTP
domain
Tujuan utama VTP adalah untuk
menyediakan fasilitas sehingga switch CISCO dapat diatur sebagai suatu grup. Sebagai
contoh , jika VTP dijalankan pada semua switch cisco anda, pembuatan VLAN baru
pada satu switch akan menyebabkan VLAN tersebut tersedia pada semua switch yang
terdapat VTP management domain yang sama. VTP management domain merupakan
sekelompok switch yang berbagi informasi VTP. Suatu switch dapat menjadi bagian
dari satu VTP management domain , dan secara default tidak menjadi bagian dari
VTP management domain manapun.
Secara umum, mengkonfigurasi VTP
pada switch Cisco catalyst bukanlah pekerjaan yang sulit. Pada kenyataanya,
begitu nama VTP management domain dibuat pada setiap switch, proses pertukaran
informasi VTP antar switch akan dilakukan secara otomatis dan tidak memerlukan
konfigurasi lebih lanjut atau pengaturan setiap hari. Namun untuk mendapatkan
gambaran lengkap bagaimana VTP bekerja dalam suatu VTP domain, pertama anda
harus mengetahui mode VTP.
b. VTP
mode
Jika ingin membuat switch menjadi
bagian dari suatu VTP management domain, setiap switch harus dikonfigurasi
dalam satu dari tiga mode VTP yang dapat digunakan. Mode VTP yang digunakan
pada switch akan menentukan bagaimana switch berinteraksi dengan switch VTP
lainya dalam management domain tersebut.
1. VTP
Server
Mode server
merupakan mode default untuk semua switch catalyst, artinya dalam satu domain
minimal membutuhkan satu VTP server yang bertindak menyebarkan informasi VLAN
keseluruh switch dalam satu domain, dan menyimpan informasi tersebut kedalam
NVRAM. VTP server mempunyai control penuh atas pembuatan VLAN atau pengubahan
domain mereka. Semua informasi VTP disebarkan ke switch lainya yang terdapat
dalam domain tersebut, sementara semua informasi VTP yang diterima
disinkronisasikan denga switch lain. Secara default, switch berda dalam mode
VTP server. (Setiap VTP domain minimal harus memiliki satu server sehingga VLAN
dapat dibuat, dimodifikasi, atau dihapus dan juga agar informasi VLAN dapat
disebarkan)
2. VTP
Client
VTP client tidak
memperbolehkan administrator untuk membuat,mengubah atau menghapus VLAN
manapun. Pada waktu menggunakan mode client mereka mendengarkan penyebaran VTP
dari switch yang lain dan kemudian
memodifikasi konfigurasi VLAN mereka. Oleh karena itu, ini merupakan mode
mendengar yang pasif. Informasi VTP yang diterima diteruskan ke switch
tetangganya dalam domain tersebut.
3. VTP
Transparant
Switch dalam mode
transparent tidak berpartisipasi dalam VTP. Pada mode ini switch tidak menyebarkan
konfigurasi VLAN-nya sendiri, dan switch tidak mensinkronisasi database
VLAN-nya dengan advertisement yang diterima. Pada waktu VLAN ditambah , dihapus
atau diubah pada switch yang berjalan dalam mode transparent, perubahan
tersebut hanya bersifat local ke switch itu sendiri, dan tidak disebarkan ke
switch lainya dalam domain tersebut.
3. Konfigurasi VTP
Cara konfigurasi Virtual Trunk
Protocol pertama kali yang harus kita lakukan yaitu memilih switch yang akan
dijadikan VTP server kemudian mana yang akan dijadikan client, untuk
perintahnya adalah seperti dibawah ini :
1.
Cara
Konfigurasi Vtp Server Switch>enable
Switch#configure
terminal
Enter configuration
commands, one per line. End with CNTL/Z.
Switch(config)#vtp
domain dwiaji
Changing VTP domain
name from NULL to tulus
Switch(config)#vtp mode
server
Device mode already VTP
SERVER.
Switch(config)#vtp
password dwiaji
Setting device VLAN
database password to dwiaji
Switch(config)#exit
2.
Cara
Cek Hasil Konfigurasi Vtp Server
Switch#show vtp
status
VTP Version : 2
Configuration Revision :
0
Maximum VLANs supported locally :
255
Number of existing VLANs :
5
VTP
Operating Mode :
Server
VTP
Domain Name : dwiaji
VTP
Pruning Mode :
Disabled
VTP
V2 Mode :
Disabled
VTP
Traps Generation :
Disabled
MD5 digest : 0xA0 0x41
0x3E 0x96 0x22 0x5C 0x7C 0x38
Configuration last
modified by 0.0.0.0 at 0-0-00 00:00:00
Local updater ID is
0.0.0.0 (no valid interface found)
3.
Cara
Konfigurasi VTP Client
Switch>enable
Switch#configure
terminal
Enter configuration
commands, one per line. End with
CNTL/Z.
Switch(config)#vtp
domain dwiaji
Changing VTP domain
name from NULL to dwiaji
Switch(config)#vtp mode
client
Setting device to VTP
CLIENT mode.
Switch(config)#vtp
password dwiaji
Setting device VLAN
database password to dwiaji
Switch(config)#exit
4.
Cara
Cek Hasil Konfigurasi VTP Client
Switch#show vtp
status
VTP Version : 2
Configuration Revision
:
0
Maximum VLANs supported locally :
255
Number of existing VLANs :
5
VTP Operating Mode : Server
VTP Domain Name : dwiaji
VTP Pruning Mode : Disabled
VTP V2 Mode :
Disabled
VTP Traps
Generation :
Disabled MD5 digest : 0xA0 0x41 0x3E 0x96 0x22 0x5C 0x7C 0x38
Configuration last
modified by 0.0.0.0 at 0-0-00 00:00:00
5. Cara
Membuat Vlan Pada VTP Server
Cara membuat vlan pada vtp server
sama halnya dengan membuat vlan pada perangkat cisco biasanya dengan
menggunakan perintah seperti dibawah ini :
Switch>enable
Switch#configure
terminal
Switch(config)#vlan
2
Switch(config-vlan)#name
RuangDosen
Switch(config-vlan)#exit
Cara untuk mengeceknya
adalah dengan menggunakan perintah show vlan brief :
Switch#show vlan
brief
VLAN Name Status Ports
----
-------------------- ------------------- -----------
2 RuangDosen active
Setelah membut vlan pada VTP server
(switch 1) maka pada VTP client (switch 2) akan terbuat vlan sama seperti pada
server :
F. Kesimpulan
Dapat memahami dan mengkonfigurasi VTP.
G. Refrensi
Modul NTFS UNS 2017

0 komentar