Apa Itu Perangkat Jaringan? || Dwiaji Blog
Apa Itu Perangkat Jaringan? || Dwiaji Blog
A. Pendahuluan
Salam damai sejahtera bagi kita semua.Halo saudara sekalian, apa kabar kalian? Semoga kalian dalam keadaan yang baik-baik saja dan dalam naungan Tuhan. Kalau kemarin saya sedikit membahas tentang K3 pada kesempatan kali saya akan membahas tentang "Apa itu Perangkat Jaringan?". Langsung saja kita ke pokok topik. Check it out..
B. Latar Belakang
Ingin mengetahui tentang perangkat jaringan dan jenis-jenisnya beserta fungsinya.
C. Tujuan
Supaya dapat mengetahui tentang perangkat jaringan dan jenis-jenisnya beserta fungsinya.
D. Pengertian
Perangkat jaringan adalah komponen yang digunakan untuk menghubungkan komputer atau perangkat elektronik lainnya secara bersama-sama sehingga mereka dapat berbagi file atau sumber daya seperti printer atau mesin faks. Sebuah contoh Perangkat yang paling umum dari perangkat jaringan digunakan pada jaringan Local Area Network (LAN). Sebuah LAN membutuhkan hub, router, kabel atau teknologi radio, kartu jaringan (NIC), dan jika menginginkan akses online maka dibutuhkan pula, modem kecepatan tinggi.
E. Pembahasan
Berikut adalah perangkat jaringan :
1. Router
Router adalah sebuah alat yang mengirimkan paket data melalui sebuah jaringan atau Internet menuju tujuannya, melalui sebuah proses yang dikenal sebagai routing. Proses routing terjadi pada lapisan 3 (Lapisan jaringan seperti Internet Protocol) dari stack protokol tujuh lapis OSI.
Fungsi utama router yaitu menghubungkan beberapa jaringan untuk menyampaikan data dari suatu jaringan ke jaringan yang lain. Namun router berbeda dengan Switch, karena Switch hanya digunakan untuk menghubungkan beberapa komputer dan membentuk LAN (local area network). Sedangkan router digunakan untuk menghubungkan antar satu LAN dengan LAN yang lainnya.
2. Switch
Switch adalah perangkat jaringan komputer yang berfungsi sebagai konektor atau penghubung. Dilihat dari fungsinya, terlihat mirip dengan Hub. Perbedaan kedua alat ini adalah soal besaran luas jaringan yang dapat dikerjakan dan besaran kecepatan transfer data. Switch memiliki cakupan luas jaringan yang lebih besar dari Hub, dan Switch juga memiliki kecepatan yang lebih tinggi dibanding dengan Hub. Sampai saat ini besaran kecepatan transfer data tertinggi Hub adalah 100 Mbps.
Sementara Switch telah dikembangkan untuk dapat melakukan fungsinya dengan kecepatan diatas 100 Mbps. Bahkan ada yang hampir mendekati kecepatan 1Gbps. Perbedaan Switch dan Hub juga terletak di tempat keduanya bekerja. Switch bekerja pada Layer 2 dan Layer 3. Sementara Hub bekerja pada Layer 1. Switch bekerja berdasarkan alamat MAC pada NIC ( Network Interface Card ). Hal ini bertujuan untuk mengetahui kemana paket data itu akan dikirim dan diterima. Sistem ini juga dibentuk agar tidak terjadi tabrakan pada jalur pengiriman data (collision ) antara port satu dengan yang lain.
3. Hub
Hub adalah bentuk sederhana dari Switch. Hub digunakan untuk jaringan sederhana. Cara kerja Hub adalah menyalin paket data dari sumber yang terkoneksi pada suatu port dan mentransferkannya ke seluruh port yang tersambung pada Hub. Saat ini Hub sudah mulai ditinggalkan karena berbagai kelemahan seperti jangkauan, kecepatan transfer data, dan resiko loss data, yang membuat Switch lebih diminati.
4. Bridge
Bridge adalah suatu alat yang dapat menghubungkan jaringan komputer LAN (Local arean Network) dengan jaringan LAN yang lain. Bridge dapat menghubungkan tipe jaringan komputer berbeda-beda (misalnya seperti Ethernet & Fast Ethernet), ataupun tipe jaringan yang serupa atau sama.
Adapun fungsi dari bridge diantaranya sebagai berikut di bawah ini:
a. Bridge dapat berfungsi menghubungkan 2 buah jaringan komputer LAN yang sejenis, sehingga dapat memiliki satu jaringan LAN yang lebih besar dari ketentuan konfigurasi LAN tanpa bridge.
b. Bridge juga dapat menghubungkan beberapa jaringan komputer yang terpisah, baik itu tipe jaringan yang sama maupun yang berbeda.
c. Bridge juga dapat berfungsi sebagai router pada jaringan komputer yang luas, hal seperti ini sering dinamakan dengan istilah “Bridge-Router”. Lalu bridge juga dapat men-copy frame data yaitu dari suatu jaringan yang lain, dengan alasan jaringan itu masih terhubung. Dan masih banyak lagi fungsi lainnya dari bridge.
5. Access Point
Access Point adalah sebuah perangkat jaringan yang berisi sebuah transceiver dan antena untuk transmisi dan menerima sinyal ke dan dari clients remote. Dengan access points (AP) clients wireless bisa dengan cepat dan mudah untuk terhubung kepada jaringan LAN kabel secara wireless.
Access Point berfungsi sebagai pengatur lalu lintas data, sehingga memungkinkan banyak Client dapat saling terhubung melalui jaringan (Network).
6. Wireless Card
Wireless merupakan peripheral pada komputer yang berfungsi untuk menghubungkan laptop atau PC pada jaringan komputer tanpa menggunakan kabel. Wireless pada laptop atau PC lebih dikenal dengan nama WIFI atau Wireless Fidelity.
Fungsi Wireless Card pada laptop atau PC yaitu menghubungkan laptop atau PC pada jaringan tanpa menggunakan kabel, selain itu wireless juga dapat menerima sinyal dari perangkat lain agar laptop atau PC dapat terhubung ke jaringan komputer atau jaringan internet.
7. Network Interface Card (NIC) / LAN Card
Network Interface Card disingkat NIC atau juga LAN Card adalah sebuah kartu yang berfungsi sebagai jembatan dari komputer ke sebuah jaringan komputer. Jenis NIC yang beredar, terbagi menjadi dua jenis, yakni NIC yang bersifat fisik, dan NIC yang bersifat logis. Contoh NIC yang bersifat fisik adalah NIC Ethernet, Token Ring, dan lainnya; sementara NIC yang bersifat logis adalah loopback adapter dan Dial-up Adapter. Disebut juga sebagai Network Adapter. Setiap jenis NIC diberi nomor alamat yang disebut sebagai MAC address.
8. Repeater
Repeater adalah alat yang berguna untuk menguatkan signal. Dengan alat ini, signal yang lemah dapat ditingkatkan daya jangkaunya sehingga dapat digunakan untuk cakupan wilayah yang lebih luas.
Salah satu fungsi repeater adalah untuk memperluas daya jangkau singnal. Jika signal lemah, maka daya jangkaunya akan lebih sempit, sedangkan ketika signal kuat maka daya jangkaunya akan lebih luas.
9. Modem
Modem berasal dari singkatan Modulator Demodulator. Modulator merupakan bagian yang mengubah sinyal informasi ke dalam sinyal pembawa (carrier) dan siap untuk dikirimkan, sedangkan Demodulator adalah bagian yang memisahkan sinyal informasi (yang berisi data atau pesan) dari sinyal pembawa yang diterima sehingga informasi tersebut dapat diterima dengan baik. Modem merupakan penggabungan kedua-duanya, artinya modem adalah alat komunikasi dua arah. Setiap perangkat komunikasi jarak jauh dua-arah umumnya menggunakan bagian yang disebut "modem", seperti VSAT, Microwave Radio, dan lain sebagainya, namun umumnya istilah modem lebih dikenal sebagai Perangkat keras yang sering digunakan untuk komunikasi pada komputer.
Modem merupakan suatu perangkat keras atau hardware yang memiliki fungsi untuk komunikasi 2 arah yang dapat mengubah dari sinyal digital menjadi sinyal analog ataupun sebaliknya guna mengirimkan pesan atau data ke alamat yang dituju.
Kabel coaxial adalah jenis kabel yang terdiri atas dua penghantar di mana salah satu penghantarnya berada di tengah kabel dan dikeliling oleh penghantar satunya lagi dengan pola melingkar. Prinsip kerja Coaxial dengan cara menghantarkan arus atau sinyal listrik dari sumber ke tujuan.
Dalam penggunaannya di dalam jaringan, kabel coaxial saat ini sudah tergantikan oleh fungsi kabel Twisted Pair yang akan dibahas setelah ini. Biasanya, kabel coaxial ini digunakan pada jenis jaringan yang memilki topologi jaringan bus dan juga topologi ring.
Penggunaan dari kabel coaxial yang sudah jarang digunakan ini tidak lain merupakan konsekuensi dari beberapa kelemahan yang dimilki oleh kabel coaxial itu sendiri.
Salah satu kelemahan utama dari jens kabel coaxial ini di dalam jaringan adalah karena memiliki jangkauan dan juga kualitas pentransmisian data yang terbatas, sehingga sudah jarang digunakan. Selain itu, kabel coaxial juga dinilai kurang fleksibel, terutama apabila dibandingkan dengan kabel twisted pair.
b. Kabel Twisted Pair
Kabel twisted pair merupakan kabel jaringan yang didalamnya terdiri atas beberapa kabel yang saling berpasangan. Sama seperti kabel coaxial, cara kerja dari kabel twisted pair adalah dengan mengahantarkan arus atau sinyal listrik dari sumber ke tujuan. Kabel twisted pair ini terbagi atas jenis, yaitu STP (Shielded Twisted Pair) dan UTP (Unshielded Twisted Pair).
- STP (Shielded Twisted Pair)
Hampir sama dengan kabel FTP, kabel STP juga memiliki perlindungan di
dalam lapisan kabelnya. Yang membedakan hanyalah bahan yang digunakan
untuk melapisi susunan kabel twisted pairnya. STP juga memiliki
kemampuan yang baik dalam menangkal noise dan gangguan magnetic.
- UTP (Unshielded Twisted Pair)
Kabel UTP dalam aplikasinya tidak mendukung sebuah perlindungan atau proteksi dari kumpulan spiralnya. Karena tidak memilki perlindungan apapun pada bagian kabelnya, maka kabel jenis UTP ini memiliki kelemahan utama, yaitu sangat rentan dan juga sensitive terhadap voltase tinggi dan juga medan magnet. Kabel UTP banyak digunakan pada kabel jaringan telepon, dan juga jaringan LAN kecil (baca : Urutan kabel straight dan cross)
- FTP (Foiled Twisted Pair)
FTP memiliki spesifikasi yang lebih baik dibandingkan dengan kabel UTP,
karena lapisan kabelnya dilindungi oleh semacam foil, sehingga hal ini
membuat kabel jenis FTP memiliiki ketahanan yang lebih baik terhadap
noise dan gangguan magnetic dibandingkan dengan kabel UTP.
F. Kesimpulan
Perangkat jaringan dalam OSI Layer masuk dalam Layer 1 yaitu mengenai physical atau bagian fisik. Bagian fisik adalah bagian nyata dan bisa dipegang. Perangkat jaringan juga merupakan salah satu bagian penting dalam pembangunan sebuah jaringan komputer, tanpa perangkat jaringan, jaringan komputer tidak dapat terbangun.
G. Refrensi
http://jaringankomputer.org/perangkat-jaringan-komputer/
http://unbaja.ilearning.me/2015/11/18/pengertian-jenis-fungsi-dan-cara-kerja-router/
https://leonard2907.wordpress.com/2012/12/10/jaringan-komputer-pengertian-switch-hub-router/
http://blog.unnes.ac.id/ayukwitantri/2016/04/01/pengertian-bridge-dan-fungsinya/
http://blog.unnes.ac.id/atikaisma/2016/02/09/pengertian-access-point-dan-fungsinya/
http://www.teorikomputer.com/2016/01/pengertian-dan-fungsi-wireless-card.html
https://id.wikipedia.org/wiki/Kartu_jaringan
https://id.wikipedia.org/wiki/Modem
http://woocara.blogspot.co.id/2015/10/pengertian-modem-fungsi-modem.html
Cukup sekian yang dapat saya sampai pada kesempatan kali ini, bila ada beberapa kesalahan saya mohon maaf. Dan saya mohon partisipasi kepada saudara sekalian untuk memberikan kritik dan saran. Untuk perhatiannya saya ucapkan terima kasih, Tuhan memberkati.












0 komentar