Block 1

Block

IPv4 Address || Dwiaji Blog

by - February 10, 2018

IPv4 Address || Dwiaji Blog

A. Pendahuluan
Salam sejahtera bagi kita semua..
                Halo bro and sis, apa kabar kalian? Semoga kalian semua baik-baik saja dan dalam penyertaan Tuhan. Berjumpa  kembali dengan saya di Dwiaji Blog, pada kali ini saya akan melanjutkan tentang materi kemarin, yaitu dari Pengenalan IP Adddress lanjut ke IPv4. Langsung saja kita mulai pada blog kali ini. Selamat membaca..!!!

B. Latar Belakang
     Ingin mengenal dan memahami pengalamatan IP versi 4.

C. Tujuan
     Supaya dapat mengenali dan memahami pengalamatan IP versi 4.

D. Pembahasan
IPv4 Address adalah sebuah jenis pengalamatan jaringan yang digunakan di dalam protokol jaringan TCP/IP yang menggunakan protokol IP versi 4. Panjang totalnya adalah 32-bit, dan secara teoretis dapat mengalamati hingga 4 miliar host komputer atau lebih tepatnya 4.294.967.296 host di seluruh dunia, jumlah host tersebut didapatkan dari 256 (didapatkan dari 8 bit) dipangkat 4(karena terdapat 4 oktet) sehingga nilai maksimal dari alamt IP versi 4 tersebut adalah 255.255.255.255 dimana nilai dihitung dari nol sehingga nilai nilai host yang dapat ditampung adalah 256x256x256x256=4.294.967.296 host, bila host yang ada di seluruh dunia melebihi kuota tersebut maka dibuatlah IP versi 6 atau IPv6. Contoh alamat IP versi 4 adalah 192.168.0.3.

Pengalamatan IPv4



Pada gambar diatas dapat terlihat, bahwa penulisan ipv4 ini adalah dalam notasi titik, yang dibagi menjadi 4 oktet yang berukuran 8 bit. Alamat IP yang dimiliki oleh host dapat dibagi atau dikelompokkan dengan menggunakan subnet mask yang berbeda, yaitu:
  • NetID (Network Identifier) jenis ini membedakan/mengidentifikasi alamat jaringan di mana host berada.
  • HostID (Host Identifier) membedakan/mengidentifikasi alamat host (berupa workstation, server, atau sistem yang lainnya).

 

Jenis Alamat IP Address
Berdasarkan jenis Alamatnya, IPv4 dapat dibagi menjadi 3 bagian, yaitu:
  • Alamat Unicast,
    antarmuka jaringan yang dihubungkan ke sebuah Jaringan Internal atau disebut dengan internetwork. Unicast dapat dimanfaatkan dalam komunikasi Point to Point atau satu ke satu. Jika pada suatu instansi tidak terkoneksi ke internet, maka semua ruang kelas alamat pada unicast dapat digunakan. Jika terkoneksi dengan internet yang terhubung ke router, maka alamat yang dapat digunakan adalah 2 jenis yaitu Public Address dan Private Address.
  • Alamat Multicast,
    alamat yang dapat digunakan untuk menyampaikan satu paket untuk banyak penerima. Sebuah paket yang ditujukan ke suatu alamat multicast akan diteruskan oleh router ke subjaringan yang sedang berada dalam kondisi listening. Dengan cara multicast ini, akan lebih efisien untuk mengirimkan paket data. Untuk menggunakan sistem multicast, Anda dapat menggunakan IpV4 kelas D yaitu 224.0.0.0/4.
  • Alamat Broadcast,
    digunakan untuk menyampaikan paket data secara satu untuk semua. Jika host mengirimkan paket data dengan tujuan broadcast, maka semua host yang ada dalam segment tersebut akan menerima paket yang dikirim dan segera memprosesnya. Perbedaan dengan unicast dan multicast adalah ip broadcast hanya dapat digunakan sebagai alamat tujuan, tidak dapat digunakan sebagai alamat sumber.
    Ada 4 jenis dalam broadcast ini, yaitu Network, subnet, all subnet directed dan limited broadcast. Pada setiap jenis alamat tersebut, paket ip dialamatkan kepada lapisan antarmuka jaringan. Sebagai contoh, jaringan Ethernet semua paket broadcast IP akan dikirimkan ke alamat broadcast Ethernet yakni 0xFF-FF-FF-FF-FF-FF.
Kelas Alamat IP Address
Berdasarkan kelasnya, IPv4 dapat dikelompokkan menjadi 5 kelas, yaitu:

  • Kelas A (1–126) alamat ini digunakan dalam skala besar.
    Format yang digunakan: 0nnnnnnn.hhhhhhhh.hhhhhhhh.hhhhhhhh. Pada Alamat IP kelas A mempunyai Bit pertama dengan nilai : 0. Panjang suatu Network ID yang dimiliki alamat ip kelas A adalah : 8 bit. Alamat IP kelas A memiliki Panjang sebuah Host ID adalah : 24 bit. Nilai Byte pertama pada alamat IP kelas A adalah : 0 s/d 127
    Rangkaian Range IP Pada kelas A bisa di contohkan seperti berikut ini : 1.165.2.5 sampai 126.139.0.7. Kelas A mempunyai Jumlah IP sebanyak: 16.777.214 IP address pada stiap bagiannya pada kelas A
  • Kelas B (128–191) digunakan skala besar maupun menengah
    Format yang digunakan: 10nnnnnn.nnnnnnnn.hhhhhhhh.hhhhhhhh. Pada Alamat IP kelas B mempunyai Bit pertama dengan nilai : 10. Panjang suatu Network ID yang dimiliki alamat ip kelas B adalah : 16 bit. Alamat IP kelas B memiliki Panjang sebuah Host ID adalah : 16 bit. Nilai Byte pertama pada alamat IP kelas A adalah : 128 s/d 191
    Rangkaian Range IP Pada kelas B bisa di contohkan seperti berikut ini : 128.130.3.2 sampai 191.145.5.4. Kelas A mempunyai Jumlah IP sebanyak: 65.535 IP address pada stiap bagiannya pada kelas B

  • Kelas C (192-223) jaringan skala kecil
    Format yang digunakan: 110nnnnn.nnnnnnnn.nnnnnnnn.hhhhhhhh. Pada Alamat IP kelas C mempunyai 3 Bit pertama dengan nilai : 110. Panjang suatu Network ID yang dimiliki alamat ip kelas C adalah : 24 bit. Alamat IP kelas C memiliki Panjang sebuah Host ID adalah : 8 bit. Nilai Byte pertama pada alamat IP kelas C adalah : 192 s/d 223
    Rangkaian Range IP Pada kelas C bisa di contohkan seperti berikut ini : 192.168.2.15 sampai 223.168.5.9. Kelas C mempunyai Jumlah IP sebanyak: 254 IP address pada stiap bagiannya pada kelas C
  • Kelas D (224-239) multicast
    Pada IP Address yang memiliki tipe kelas D ini, tujuan awalnya memang diperuntukkan pada multicasting, kelas ini juga tidak lagi dilakukan pembahasan mengenai masalah netid dan hostidnya. pada kelas D ini memiliki jumlah pada 4 bit pertamanya dengan nilai 1110, jadi sudah bisa ditafsirkan jika byte pertama pada kelas D ini berkisar pada angka 224 s/d 247 4. Bit Pertama yang dimiliki kelas D adalah : 1110
    Jumlah Range yang dimiliki kelas D ini dimulai dengan nilai : 224 – 247
  • Kelas E (240-255) reservasi, alamat IP kelas E disediakan sebagai alamat yang bersifat "eksperimental" atau percobaan dan dicadangkan untuk digunakan pada masa depan. Empat bit pertama selalu diset kepada bilangan biner 1111. 28 bit sisanya digunakan sebagai alamat yang dapat digunakan untuk mengenali host.

E. Kesimpulan     Mengetahui dan memahami dasar pengalamatan IPv4, serta dapat mengaplikasikan ke dalam kegiatan networking.

F. Refrensi
https://rhiel.id/apa-itu-ip-address-versi-4-ipv4/
https://id.wikipedia.org/wiki/Alamat_IP_versi_4



You May Also Like

0 komentar